Posted by: aang | January 2, 2007

The Curse Of The Golden Flower


kesanku menonton film ini?? sangat puas!!!!! benar-benar puas!!!
sebelumnya, aku tidak berencana untuk menonton malam ini. tapi aku pikir ini hari terakhirku menganggur dan besok sudah mulai wajib kerja. ditambah review dari film tersebut di Metro TV membuatku semakin ingin menonton The Curse of the Golden Flower.
setibanya di sana ternyata banyak juga yang ingin menonton malam ini. ternyata film pocong 2 lumayan menyedot masa juga. eh kapan ya penonton indonesia dewasa dan cerdas. film kayak gitu ditonton???? hmmm bukan tidak mendukung perfilam indonesia. sekedar kilas balik, dulu semasa film arisan aku selalu menonton semua film indonesia tanpa pandang bulu dengan niat buat ikut berpartisipasi membangkitkan perfilman indonesia. eh habis nonton the soul yang genrenya gak jelas aku benar-benar jera. sekarang lebih selektif. ya intinya aku punya uang untuk beli tiket jadi aku berhak dong mendapatkan tayangan yang berkualitas.

nah kembali ke film terbaru yang diperankan oleh Gong Li, Chow Yun Fat, dan JAy Chou (bener gak ya spellingnya???). bandingkan saja dengan harga tiket yang sama yaitu 25rb kita memilih antara pocong 2 (yang rudi dengan sombongnya memamerkan karyanya!!1) dengan The CUrse of The Golden Flower. kalau punya good taste ya tahulah jawabannya. dilihat dari jajaran castnya saja sudah jelas kuliats aktingnya dibandingkan dengan aktris jeblon sinetron yang perannya hanya menangis. tentu kita gak mau rugi khan.

film ini sangat detail dan artistik. sewaktu menonton kita benar-benar seperti merasa pada jaman dinasti Tang. semua dijelaskan sangat detail. itu dari segi artistiknya. dari segi akting. ingin melihat Chow Yun Fat menyebalkan dan kita sampai membenci manusia yang berwajah innocent, tonton aja filmnya. semuanya bermain watak. sedikit dialog tapi porsinya pas sekali. dengan mimik muka Gong li saja kita sudah bisa menyelami perasaaan terpendam sang permaisuri yang tidak bahagia. Jay chou walaupun dia pemula di dunia akting tapi dari ukuran junior dia berhasil mengimbangi dua nama besar seniornya.

aku tidak perlu menceritakan sinopsisnya. biar kalian nonton sendiri! dijamin gak bakal merasa rugi untuk menontonnya di bioskop. benar-benar terpuaskan baik itu dari segi cerita dan artistik, intinya semuanya terpuaskan. walaupun neh kata JOko Anwar konflik dalam ceritanya gak masuk akal. apa dia lupa ma filmnya yang janji joni. kayaknya alurnya gak masuk akal juga tapi karena genrenya humor jadi ya masuk akal juga.

sekedar diingat walaupun Gong Li dah berumur kepala 4 tapi soal kecantikan masih tiada tanding. benar-benar sukses memperankan permaisuri, she is so elegant.

nonton deh!kalau kalian gak suka wah ada dua kemungkinan. pertama, emang gak suka film genre tersebut atau kedua seleramu perlu di cek lagi.


Responses

  1. wahhhh!!! bener banget tuh!! film ini emang keren dahsyat!! saya selalu terpana sama keindahan warna yang ada di baju2 dan istananya. emang kalo soal film kerajaan, cina jagonya. saya setuju, yang suka sama film ini ketauan kalo seleranya tinggi. hahahahaha!! ya iyalah tinggi, dibanding sama film pocong yang kampungan itu, jelas2 film kolosal ini jauh lebih berkualitas. dari iklannya aja kita udah bisa menilai. film kolosal Cina ini adalah favorit saya! jadi pengen nonton lagi. di RCTI tuh, filmnya jalan terus kalo iklan. (T_T)

  2. asli keren banget filmnya,
    bro tau dimana gw bisa ngedonlod film ini ga coz gw nontonnya di TV jadi kurang puas gara2 iklan…

    thanx

  3. film ini artistik banget! sampe ke detail detail kostumnya segala…..
    beda sama film china lainnya, film in kayaknyai lebih nonjolin ke konflik
    (meskipun kata temenku konfliknya “sinetron” banget)
    tapi salut deh sama zhang yimou, sutradaranya….

  4. RRT aka Rep rakyat Tionghoa mank keren tuh bikin fil2m kolosal. Selain kaya ama sejarah (turun temurun setiap dinasti Tionghoa kuno pasti punya catatan sejarah๐Ÿ˜€ ), juga penududknya banyak. Jd gampang nyari figuran yg berperan sbg prajurit klo lagi adegan2 perang๐Ÿ˜€

    Yg di film ini apa beneran tuh pasukan yg perak ama yg emas mank jumlahnya ribua?๐Ÿ™„ Ato manipulasi kamera doank?

    Hm, kenapa Indonesia tidak membuat ulang film2 ttg sejarah jaman kerajaan? Misal tg Majapahit atau gajah Mada kek?๐Ÿ™„
    ๐Ÿ˜€

  5. Film yang sangat indah, menarik, menegangkan bulu kuduk, dan memuaskan. Pesona nuansa kerajaan memukau. Animasi sangat unik, tata warna kemegahan kerajaan terpancar itulah Curse of the golden flower. Duh semoga sutradara n producer kita bikin film Indonesia yang mutu, mendidik, dan mempesona hingga orang terkesan dan ingin menonton.

  6. jay chou kereeeeeeeeeeeeennnnnnn!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  7. Ang, itu setting-nya jaman kekaisaran dinasti apa, ya? Koq baju perempuannya aneh, nggak kaya’ china biasanya
    Ini pakenya kaya’ kemben gitu, biasanya pakaian China itu nggak memperlihatkan dadanya kaya’ begitu, kan? Eh, CMIIW ya?

    • iya, kayaknya kostumnya itu interpretasi bebas sang sutradara deh .. maklum biar menjual dikit

    • Baju jaman dynasty tang emang gitu, kayak kemben dalemannya, tapi aslinya sih nggak serendah kayak di film.

  8. Filmnya sangat menonjolkan SESUATU banget !!!๐Ÿ˜€

  9. tapi endingnya tuh film ga jelas banget deh.
    -____-


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: