Posted by: aang | August 7, 2007

Not betray you friend or save the innocent???


Gimana kalau kamu dihadapkan dengan pilihan tersebut?? Pilihan yang sangat sulit.pertaruhan antara loyalitas sebagai sahabat atau suara hatimu yang terus saja bergejolak. apakah kamu akan memilih untuk diam saja.

1 tahun 4 bulan yang lalu.

Aku mempunyai sahabat (walaupun aku tidak tahu apakah aku sahabat bagi dia) yang sejak dulu mempunyai prinsip kalau ia akan menjalan hubungan minimal dengan 2 wanita dalam waktu yang bersamaan. Dengan alasan dia dulu dikhianati oleh pacarnya yang terdahulu sehingga ia membuat prinsip itu. Walaupun menurutku itu bukan pembenaran. Tapi karena posisiku sebagai sahabat bukan seorang hakim jadi aku harus menerima dia apa adanya. Pun aku tidak tahu siapa saja yang sedang menjalani hubungan dengan dia.

Lalu masuklah seorang gadis yang aku bilang dia masih sangat polos ke kehidupan kami. Dan dia ternyata adalah pacar sahabatku itu. Wow pada awalnya aku cuek dengan kenyataan tersebut. Tapi ternyata gadis itu masuk juga ke kehidupanku dan sahabat-sahabatku. Dia anak yang manis, baik, dan polos sehingga kami dengan lapang menerima kehadiran dia. Mulailah emosiku terlibat dengan dalam urusan ini.kami (aku dan sahabat-sahabatku) mulai menganggap dia sebagai adik kecil kami.

Lalu aku merasa diriku di posisi yang sangat sulit. Karena mengetahui kenyataan bahwa sahabatku itu sudah memiliki 2 pacar sekarang. Dan dia, yang sudah kuanggap sebagai adik sendiri, mungkin akan menjadi pacar yang ketiga atau yang keempat malah.

Kasihan, tidak tega, dan rasa ingin menyelematkan berkecamuk dalam hatiku. Apakah aku harus memberita tahu yang sebenarnya? Dengan kosekuensi aku menghianati sahabatku? Atau aku diam saja dengan membiarkan gadis kecil itu tertipu.

Akhirnya aku mengambil keputusan untuk diam saja sambil member i syarat pada gadis itu.

6 bulan yang lalu.

Gadis itu mengetahui yang sesusungguhnya. Mengetahui bahwa lelaki yang ia cintai dengan kesegenap jiwa dan raganya juga mempunyai kekasih lain di sana. Ia marah dan menangis di hadapanku dan bertanya mengapa tidak member i tahu rahasai itu dari dulu. Saat rasa yang ia miliki belum begitu dalam. Namun, ketika kini ia mengetahui semuanya ia sulit melepaskan lelaki itu. Saat ia merasa telah memberikan segalanya dan tidak mungkin ia melepaskan lelaki itu begitu saja.

Perasaan bersalah menyelimutiku. Andai saja aku memberitahu dari awal, mungkin dia tidak terjebak dengan belengu cinta dari lelaki itu. Lelaki yang gemar mendua atau bahkan mentiga tapi sangat posesif terhadap pacar-pacarnya.

Aku semakin menyesal atas keputusanku setelah melihat sikap dia yang sangat posesif. Dia sangat pencemburu bahkan posesif mengingat dia sendiri tidak bisa memegang janjia setia. Terbukti saat gadis itu tergabung dalam band lain yang mempunyai drummer paling cakep di kampus, kata mereka. Dan sahabatku itu marah-marah dan melarang ia gabung dengan band tersebut. Padahal drummer itu telah mempunyai pacar dan gadis itu juga tidak mempunyai perasaan apapun terhadap drummer itu.

Agustus 2007

Aku semakin menyesal. Terakhir berita tentang mereka. Gadis itu memberitahu bahwa lelaki itu akan memutuskan siapa yang akan dipilih. Namun berita yang baru saja kau dengar sahabatku itu baru saja mempacari rekan kerjanya dan mereka terlihat berciuman dia sebuah tempat makan. Dan gadis itu, adik kecil kami, belum mengetahuinya. Sempat gadis itu bertanya apakah lelaki itu sedang dekat dengan seseorang. dan kami tidak bicara apapun. Sekarang aku bingung. Apakah aku berkewajiban memberitahu gadis itu tentang sahabatku itu? Atau aku memilih memegang rasa persahabatan ini yang tentu saja merugikan adik kecil kami.

Jika kamu adalah aku. Langkah apa yang kamu ambil?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: