Posted by: aang | November 18, 2007

Enjoy Your Every Single Moment!!!


Ughhhhh!!! Kalau saja aku boleh mengeluh, 3 minggu ini adalah hari-hari yang menyebalkan! Mendapat tugas bersama tim yang sangat kacau. Ketua tim tidak ikut kerja karena akan naik haji, anggota senior yang sangat tidak berkualifikasi, dan tim yang sebaya yang tidak komunikatif. Argh!!! Anggota tim senior membuatku tidak habis pikir dan benar-benar membuatku speechless. Satu, dia curang dalam perhitungan uang operasional. Dua, meninggalkan kami berdua di lokasi tugas dan dia tidak membuat perencanaan kerja yang matang. Bahkan kayaknya dia tidak ada perencanaan jadi kalau kerja seenaknya saja. Tiga, dia bau banget bahkan sesudah dia mandi. Entah kenapa bau badan dia busuk sekali dan membuatku trauma berdekatan dengan dia dan suka masuk kamar tempat aku menginap tanpa melepas sepatu dia. Jorok!!!

Ah pokoknya bikin jengkel, bête, emosi, dan lain-lain. Tapi kalau aku terus marah-marah dan memikirkan hal yang tidak aku suka pastinya aku sangat rugi.

Yup. Kita ini hidup sekali dan tidak tahu kapan hidup ini akan berakhir. Jadi aku punya prinsip Enjoy Your Every Single Moment.

Kita ini tidak mempunyai kekuasaan untuk mengatur semuanya sesuai dengan keinginan dan mood kita. Jika keadaan tidak sangat mendukung bahkan membuat sebal. Kita bisa mensiasatinya dengan mencari cara agar kita bisa menikmati tiap detik hidup kita. Selama tidak mengganggu orang lain bahagia itu tidak dilarang kok. Kalau aku sih gampang saja. Aku selalu membawa kemanapun pergi mp3 player dan my earphone. Seperti perjalanan keduaku ke Aceh Tamiang yang sangat mengesalkan. Kami salah pesan bus karena tidak komunikatifnya partnerku ini sehingga bus yang kami naiki adalah bus yang termurah. Bukan karena aku gengsi ya kalau naik bus murah. Tapi biasanya strata ekonomi menentukan tingkah laku manusia tersebut. Pas sekali di belakangku ada orang yang dari awal di terminal dan setengah perjalanan itu berbicara dengan suara keras (suaranya bikin sakit telinga) dan lebih parahnya lagi dia memakai bahasa jawa. Duh gak tahu diri banget dia. Emang dia pikir ini tanah jawa apa. Gak behave banget!!! Dan saat klampu bus dimatikan agar penumpang bisa tidur eh dia malah bersiul mengikuti irama lagu yang diputer. Anjrit tuh orang!!! Yah untung saja aku membawa mp3 playerku. Langsung saja aku pasang earphoneku dan kupasang volume 80% dari volume maksimal. Akhirnya alunan lagu jazz dan juga suara lembut dari Celine Dion dan Christina Aguilera membuatku rileks dan melupakan orang norak di belakangku.

Seperti dalam 3 minggu ini aku berusaha mengakali dengan main game di sela-sela merekap data-data keuangan, atau main VOS, ngeblog, surfing, atau smsan ma teman-teman.

Well, itu salah satu tipsku mengakali situasi yang tidak bisa aku kendalikan.

So let’s enjoy our every single moment.


Responses

  1. SETUJU!!!

    Tapi jangan salah,kebanyakan sendirian juga ga sehat buat perkembangan jiwa.ada saat buat sendiri,ada saat buat bersosialisasi,yg balance ajaLah.

    emang napa kalo ngomong jawa?kayak kamu bukan orang jawa aja Ang?

    setiap orang pasti punya motif atas perilakunya yg didasari oleh subyektifitas yg tinggi.tinggal gimana dia maintance biar ga ganggu orang lain.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: