Posted by: aang | December 5, 2007

Last afternoon before going to Batam


Rasanya gak percaya setelah beberapa bulan di Banda Aceh akhirnya aku menemukan tempat yang asyik buat nongkrong. Cukup cozy dan standar tempatnya. Yang paling penting tempat itu benar-benar dikelola secara professional oleh sebab itu maka banyak orang asing dari NGO suka nongkrong disitu.

Tempat ini berbentuk coffee café namun juga menyediakan berbagai makanan baik itu makanan besar seperti burger juga frozen brownies. Hal yang membuatku betah adalah tempat ini sangatlah nyaman untuk aku sekedar nongkrong ataupun sambil membaca bahkan menulis cerpen dengan laptopku. Temanku pun setuju kalau tempat ini dijadikan tempat nongkrong kami. Karena selama ini yang kami temukan hanyalah tempat makan besar seperti Pizza Hut, Papa Ronz Pizza, A&W, KFC, atau Es Teler yang tentu saja orang datang ke sana hanya untuk makan saja.

Perasaan yang aku rasakan berbeda kalau aku berada di Jakarta. Di Banda Aceh selama ini area yang nyaman bagiku hanyalah kamar dan ruang kerjaku. Tentu saja aku merasa bosan dan mendambakan tempat yang membuatku nyaman untuk berada di sana dan sekaligus bisa berinteraksi sosial.

Di sini aku pesan ice coffee late plus frozen brownies yang rasanya cukup enak. Café ini terdiri dari dua lantai. Lantai satu untuk area tidak merokok dan latai kedua untuk area merokok. Akhirnya aku mendapatkan tempat bebas merokok di area umum di kota ini.

Setelah itu aku menyebrang ke tempat audio cd persis di depan café tadi. Sebelum masuk aku ragu akan koleksi cd lagu yang dijual disini mengingat barang bajakan di kota ini di jual bebas layaknya di area glodok dan mangga dua. Namun aku ternyata salah di toko tersebut aku menemukan banyak koleksi CD impor dan beberapa cd lagu yang selama ini aku cari. Karena tidak membawa uang kas yang cukup akhirnya aku mengurungkan niat untuk membeli CD-CD tersebut. Namun, aku akhirnya membeli CD dari D’Cinnamons. Mereka adalah band baru yang berasal dari kota Bandung. Kenapa aku lebih memilih membeli album mereka ketimbang album Padi yang terbaru. Karena, aku penasaran dengan lagu-lagu mereka dan aku jatuh cinta dengan suara khas vokalis D’Cinnamons yang menurutku campuran antara Shakira dan Alanis Morisete. Selain itu aku belum begitu yakin akan album tebaru Padi. Inginnya prelistening dulu baru memutuskan album itu pantas dikoleksi atau tidak. Oh ya mengenai review album D’Cinnamons nanti ya setelah aku mendengarkan lagu-lagu tersebut semuanya.

Lalu kami diburu waktu untuk menuju tempat kami makan siang tadi. Karena topi temanku tertinggal di sana. Berita baiknya ternyata topi itu masih ada dan sudah disimpan. Namun, berita buruknya ialah topi itu disimpan di laci dan dikunci. Nah pemegang kunci tersebut sedang pergi.

Next kami berencana akan menuju ke pameran fotografi komunitas fotografer aceh. Sayang niat kami hanya sebatas niat karena kami ternyata belum tahu pastinya tempat tersebut di mana dan kami dikejar waktu untuk menonton road to show Asia Idol. Well I am crazy about singing contest except Indosiar’s and TPI’s products.

Well, maybe next time I will go to that café again. Who knows I will meet someone who will be important person in my life. Who knows?!?


Responses

  1. Heya i’m for the first time here. I found this board and I
    find It truly useful & it helped me out much. I hope to give something back
    and help others like you aided me.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: