Posted by: aang | December 31, 2007

Quickie Express


Yup. Akhirnya aku berkesempatan menonton film ini waktu aku berada di Batam. Film produksi Kalyana Shira Film dan digarap oleh Dimas Dja ini bertema drama komedi dewasa.

Film ini bercerita tentang Jojo (Tora) yang nasibnya selalu sial akhirnya bertemu dengan pemburu untuk dijadikan seorang Gigolo yang berkedok pengantar pizza Quickie Express. Lalu ia berkenalan dan akhirnya bersahabat dengan Aming dan juga Lukman Sardi. Lantas konflik pun mulai mendatangi kehidupan Jojo ketika ia melayani Ibu-ibu kalangan jetset (Ira Maya Sopha) yang haus akan kasih sayang. Ibu-ibu itu pun jatuh cinta dan mengontrak eksklusif Jojo agar hanya melayani dia saja. Lalu tanpa sengaja Jojo menolong seorang wanita (Sandra Dewi) dan mereka sama-sama jatuh cinta. Sayangnya gadis itu merupakan anak dari ibu-ibu jetset yang ia layani dan juga ayah gadis itu merupakan pengusaha yang terkenal kejam dan bengis. Tapi kejutan tidak berhenti di situ saja. Sewaktu Ayah gadis (Rudi Wowor) menemui Jojo, Jojo berpikir ia akan dibunuh oleh sang Ayah. Namun, Sang Ayah ternyata seorang Gay yang jatuh cinta pada teman masa mudanya yang mirp Jojo. Namun kekasih sang Ayah telah dibunuh oleh kekasihnya sekarang yang juga merangkap menjadi asisten dan sopir pribadinya (Tio Paskusadewo). Jojo pun harus menghindari kekasih sang Ayah yang ingin membunuh Jojo. Karena Ia cemburu sang Ayah jatuh cinta pada lelaki lain.

Film ini unik, kocak, dan sangat vulgar. Banyak sekali cameo di film ini termasuk Nia Dinata sang produser, Ria Irawan yang menjadi tante girang, dan masih ada lagi tapi lupa. Yang patut diacungi jempol di sini adalah acting Rudi Wowor yang sangat memukau dan menipu kita. Waktu kita belum tahu dia adalah seorang Gay. Dia terlihat sangat dingin dan bengis. Namun ketika ada adengan dia bertengkar dengan Tio Pakusadewo di pinggir jalan tol wah keren sekali. Akting Sandra Dewi terbilang biasa sekali. Ira Maya Sopha berhasil membangun image Ibu-ibu dari kalangan jetset yang haus akan kasih sayang. Lukman Sardi juga berhasil membuat tokoh yang ia perankan menjadi gokil. Nah justru tokoh utama kita yaitu Tora Sudiro bermain sangatlah mengecewakan. Ia dan Aming aktingnya sangatlah ekstravaganza. Tidak ada perbedaan karakter antara peran mereka di tanyang Extravaganza dan di film ini. Jadi kecewa sekali dengan mereka. Apalagi ada akting khas aming di Extravaganza dibawa di film ini. Sehingga kita merasa bosan dan jenuh dengan penampilan Tora dan Aming.

Tapi Two thumbs up buat mas Dimas Djay yang sukses buat film drama komedi dewasa ini. Sangatlah menghibur dan berhasil mengocok perut penonton. Sayangnya, ada ibu-ibu yang bego dan bego banget yang membawa anak kecil mungkin seumuran TK ikut menonton film ini. Padahal sudah ada rating untuk film ini.


Responses

  1. The First Adult Comedy in Indonesian Cinema!!!

    kalo dah pada bosen dengan film2 HOROR, nonton film ini aja! ditanggung bakal ketawa-ketiwi, apalagi kalo nonton rame2!

    sedikit info nih, buat anak STAN, pasti pada ga familiar kan dengan set pas Jojo jadi Cleaning Service di sebuah supermarket?…Yup, its Our HARMONY, t4 belanjanya anak2 STAN! Hebat banget yah…mereka nyampe nyari2 set ampe kesitu.jadi ikut bangga neh!

    Kalo menurutQ, kelemahan film ini adalah kurang memberi porsi pada karakter Piktor n Marley, yg seharusnya bisa lebih dikembangin.but overall, this movie was funny. yah moga2 aja bikin semangat para filmmakaer qta biar ga bikin film horor melulu,…bosen tau!!!

    Ditunggu next review: AYAT2 CINTA yah!!!

    request donk Ang, bikinin review film THE FOTOGRAPH dunk! aku penasaran banget ma tu film…tenkyu Ang!

  2. thank git. ayat-ayat cinta???? waduh gak ada bioskop. kalau the photograph bagus kok. udah nonton waktu di jakarta di blitz. tapi berat banget.

  3. aku belum nonton sih..
    abisnya banyak yang menilai jelek film ini, tapi katanya emang tribute to warkop DKI yah??
    banyak slapsticknya gak? Warkop kan banyak Slapsticknya. Kalo cinematografi gw percaya ama dimas jay.. btw to sigit.. jangan seneng dulu.. mungkin dimas jay nyari scene ke sana karena disana suasananya jadul alias kuno.. hehehe

  4. Definitely a must see film… Ampe di kaskus aja ada thread bikin jaket Quickie (as far as i know tu jaket d kaskus dah ampe kloter 4)… Klo mnrt gw seh aktingnya Tio yg keren mampus.. Btw yg jd instruktur klo gak slh prnh maen di pelm warkop jg..

  5. Kalian pernah dngar skandal video porno anak STAN ga?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: