Posted by: aang | October 8, 2008

Perempuan Punya Cerita


Perempuan Punya Cerita sebuah film yang berisikan empat perempuan yang mempunya masalah dalam kehidupannya dan bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut. Yup, film ini memang perempuan banget dan menggambarkan bahwa perempuan yang sering kita sebut sebagai makhluk lemah kadang menanggung masalah yang lebih berat dari Pria yang disebut-sebut makhluk perkasa (atau cundang?).

Cerita Pertama, berkisah tentang  bidan sumantri di sebuah pulau. Ia harus menghadapi kenyataan kalau ia mengidap penyakit kanker payudara dan cibiran masyarakat setempat tentang tindakan aborsi. sebenarnya dalam cerita itu sang suster terpaksa mengaborsi kandungan pasien karena mengancam jiwa sang ibu. tapi lagi-lagi masyarakat sudah terpasung dengan norma bahwa segala bentuk aborsi adalah salah. Hal ini diperparah ketika anak asuhnya yang cacat mental (Rachel Maryam) diperkosa oleh3 pemuda (for god’s sake, bener2 pemuda yang nafsunya lebih parah dari anjing!). iya ingin menuntut kejadian itu tapi kepolisian menolak gara-gara kasus aborsinya (yang membuat gue heran bisa-bisanya sang polisi menolak laporan seorang warga negara Indonesia. ia Bahkan sok tahu masalah medis di depan sang bidan, maybe it happens too in a real life).

Cerita kedua, tentang kehidupan remaja jogja yang bebas. diawali dengan kisah 5 siswa sms yang mengakses situs porno. lalu datang 4 siswi yang meminta mereka mempertanggung jawabkan hasil perbuatan mereka yang sudah menggilir temannya. usut punya usut ternyata pacar sang korban membujuk ia untuk ML rame-rame (bodoh kali si cewek!). nah kemudian muncul seorang wartawan dari jakarta yang menyamar menjadi mahasiswa mendekati salah satu teman sang korban. nah yang paling bikin gue muak dengan tingkah anak muda jaman sekarang yaitu saat dialog para pemuda yang bangga udah “perawanin” banyak teman-temannya bahkan sejak smp (i know it happens too in a real life).

Cerita ketiga, Berkisah tentang seorang ibu yang harus menyelematkan nasib anaknya tapi kemudian malah membuat anaknya lebih celaka. Sang Ibu (Shanty) harus lari dari rumahnya karena sewaktu ia bekerja anak gadisnya dipaksa memuaskan nafsu lelaki bajingan (alias suami barunya). kemudian ia ditampung oleh penyanyi dangdut yang bekerja di klub yang sama Ia bekerja. namun, kepindahan ia dan anaknya bukannya membuat anaknya lebih aman malah sebaliknya. Anaknya diajak pergi dengan Cici (Sarah Sechan), teman sang Ibu, ke kota karena dapat tawaran mau diorbitkan sebagai penyanyi dangdut ibukota seperti Vety Vera. alhasil, pria yang menawarkan jasa tersebut adalah pria penadah gadis-gadis dibawah umur untuk menjadi pelayan seksual para pria hidung belang yang gak punya moral.

cerita keempat, Berkisah tentang seorang Istri yang ditinggal mati oleh suaminya. Suaminya dulunya suka judi, madat, zina, dan belakangan terkena penyakit HIV. Sang Istripun mengetahui ia juga terkena penyakit itu parahnya sang suami pergi meninggalkan hutang. MObil sang istri (susan bachtiar) dirampok oleh orang yang mengaku meminjamkan uang pada mendiang suaminya dan Sang Mertua menuduh bahwa sang istrilah yang menularkan penyakit HIV kepada anaknya. seolah-olah menutup mata kesalahan anaknya yang suka “jajan” dan judi (kadang hal ini juga terjadi di kehidupan sebenarnya. di mana sang mertua sengaja menutup mata bahwa sang anak yang salah dengan menumpukan semua kekesalan kepada sang menantu. what a jerk! makin  tua kok makin gak rasional!). rumah tempat tinggal Ibu dan anak disita dan rencananya sang anak akan diminta paksa untuk diasuh oleh mereka. akhirnya tebak sendiri!

kesimpulan: Film yang bagus banget dan membuat aku semakin sedih bahwa bukan hidup yang tidak adil pada kita. tapi, kita sendiri yang tidak adil pada sesama kita. Keserakahan manusia, kesombongan, keegoisan kita lah yang membuat saudara kita menderita. Bukan Hidup yang tidak adil karena Sang Maha Pemberi Kehidupan adalah Maha Adil. tapi kita lah yang tidak adil pada sekitar kita. Cerita film ini sangatlah kuat dan benar-benar membawa isu gender. tapi sayang kurang berhasil secara komersial.


Responses

  1. hohoho… kok mirip ama judul blogkuh yak..

    Semangka Punya Cerita..

    huh, niru tuh..

    ^ ^ x

  2. menurut gw, yang paling keren ceritanya, mengalir, digarap dengan baik, nggak kasar dan nggak tergesa gesa perunutan ceritanya, adalah yang ketiga dan keempat… entah kenapa gw ga suka serita pertama dan kedua. bukan pada ide ceritanya. tapi lebih pada eksekusi filmnya yang menurut gw kurang gereget… dialog pada cerita pertama kurang sehari hari dan cast nenek tua yang seharusnya bisa memancing emosi malah jadi hambar. kelebihannya hanya pada angle pengambilan gambar dan pengaturan cahayanya…
    cerita kedua malah lebih parah lagi. logat jawa yang akting banget! suck.. bikin gw langsung ilfil. so unnatural! lalu dialog terakhir “….kok ga nulis tentang mas merawanin saya…” wooot…. khayal banget seorang gadis muda yang punya keluarga baik baik ngomong tentang dirinya sendiri seperti itu di tv yang disiarkan nasional… yaks… tidak ada kelebihan di film ini yang gw suka…murahan…
    yang ke tiga dan keempat dieksekusi dengan baiiiiik skali. love them both…

  3. tambahan booo…. sarah sechan… my favorit…

  4. Ah,movie indonesia skrg ga jauh2 dr plampiasan nafsu.liat aj smua pmslhm d atas ad kaitanny ma seks.maksud gw,knp movie it jg ga cerita ttg mslh cew y ddiskriminasi olh cow,ato cerita seorang ibu miskin y tetap mmbantu anakny kuliah,etc.it jg kan pdhl cerita perempuan jg tho?

  5. Ko gw belum pernah ni film ya???

    Pastinya perempuan selalu punya cerita, karena posisi perempuan yang mudah didiskreditkan, karena perempuan terkadang berusaha menanggung beban itu sendirian,,
    pastinya ga setiap perempuan bisa kaya gitu..
    hanya perempuan yang tegar..

  6. perempuan …. aku mencintai mereka karena ibuku seorang perempuan…..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: