Posted by: aang | April 14, 2009

In Bandung With Love


Selasa, 14 April 2009

SCENE – INT SIANG HARI

Aang :

“aku sedang mengikuti pelatihan diseminasi aplikasi untuk audit. Yah seperti biasa aku cepat merasa bosan jika berada terlalu lama dalam suatu ruangan. bagiku aplikasinya sangat mudah tapi subsantif aplikasi ini masih belum sempurna dan bertentangan dengan petunjuk audit dan kondisi di lapangan. ah sudahlah berhenti berbicara masalah pekerjaan di sini. seolah-olah tidak ada bahan pembicaraan yang lain selain pekerjaan dan pekerjaan. pertemuan ini terasa membosankan karena ada satu orang yang menguasai forum dan berbicara seenaknya. malas kalau bertemu dengan ornag yang merasanya dirinya benar terus dan tidak pernah belajar menghargai orang.

kemarin, sebelum acara dimulai aku sempatkan menikmati hasil kerja kerasku di bandung. I must say i was a shopaholic yesterday. yeah I was crazy yesterday and I always got the reason for that.  Mungkin ini bisa menjadi pembenaran tapi kadang aku menyesali juga. karena selama aku di banda aceh aku tidak pernah membeli baju atau celana di sana. Alasannya adalah pilihan baju di sana sedikit dan harganya pun mahal. makanya karena alasan itulah aku lebih menghargai momen daripada rupiah. Bisa dikatakan selama tinggal di aceh aku berlaku gila hanya saat aku berada di jawa. Minimal satu kali saat liburan lebaran di Malang. Yah setidaknya I am temporary a shopaholic.

Bandung It’s a great place to go shoping. Yes It is. Banyak sekali Distro dan Factory Outlet di sana yang akan memanjakan selera berpakaian kita a.k.a our fashion style.

I think it is ok you spend 2,5 million rupiah in when you go to bandung just once in a year. apalagi kalau kebiasaan kita berbelanja baju sesekali saja. seperti saat akan lebaran atau saat pakaian kantor kita butuh yang baru. I did that! walaupun sebenarnya aku kadang menyesal tapi dengan alasan itu aku pikir wajar kok *yakin wajar kok …..*

ok, actually I write this for making myself feel good. after I spent my savings for shoping here and also make myself feel enough what i’ve bought. actually, I still want to buy more another jeans and t-shirts and that’s why I need to make myself to feel enough.

But I love Bandung. Its ambiance and the smeel  of  its air it’s different. I always love bandung. The first time I was here I was with someone I loved but we could not work it out. That’s why being in Bandung  makes me feeling blue.


Responses

  1. I think it’s okay to sometimes being a temporary shopaholic… *ternyata ada yg lebih parah dari gw* wehehe…

  2. ya sen gue dalam setahun tuh kalau belanja paling pas lebaran itupun klo gak males. nah gue ke bandung bisa dibilang jarang banget dan susah direncanakan. jadi ya … gitu deh … 2,5 juta buat sampai akhir tahun masih hemat kok

  3. aang…
    g wajar tau…
    dasar nih anak. gila belanjanya g ilang2 juga..
    di tabung ang..
    belanja seperlunya, soalnya ntar kl aang dah punya anak, keperluan anak tuh banyak banget.. dan kl aang g belajar ngerem dari sekarang, ntarnya bakal susah brenti belanja (just like me…)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: