Posted by: aang | January 4, 2010

“Ang, gue kena HIV”


Kemarin, minggu sore sewaktu saya iseng-iseng online sebelum mandi sore. Ada seorang kawan lama yang menyapa dan mengajak chatting barang sejenak. Hubungan kami tidak terlalu dekat tapi lumayan akrab setidaknya jika kami mengobrol ada topik yang bisa diangkat dan sama -sama nyambung. Lalu iseng isesaya bertanya pada Dia alasan kenapa Dia sekarang bertobat. Apakah musiman atau memang Dia mendapatkan pencerahan. Setidaknya Saya bersyukur punya teman yang berubah ke arah kebaikan. Lantas Dia dengan sukses membuatku kaget dan terperangah ketika dia mengaku

“Ang, Aku terkena HIV udah 2 tahun yang lalu”, lantas saya diam begitu membaca tulisan tersebut. I don’t know how to react and How to say it back. I just acted stupid by asking “iyakah? darimana elo tahu?”. Bodohnya saya bertanya seperti itu.  Singkat kata dia bercerita kenapa dia bertobat dan bersyukur sudah diingatkan ma Allah dengan penyakit ini. Setidaknya Ia tahu pasti bahwa kematian sudah mendekat dan Ia harus banyak-banyak bertobat dan berbuat kebaikan. Pantas saja Dia berubah menjadi lebih religius dan benar-benar berubah.

Saya melakukan kebodohan lagi, “terus elo gimana?” dan dia menjawab, “gue cuma pengen melakukan amal kebaikan. Salah satunya ya mengingatkan elo. Kita saudara karena sesama muslim. Karena kita saudara gue sayang ma elo. makanya elo harus hati-hati dan jangan berzina”.

Nasehat sederhana itu langsung menohok hati saya (lebay banget ya?) dan membuat saya terpaku untuk sesaat. Oke, Dia tidak ada tedensi apa-apa menyampaikan hal ini dan sangat tidak mungkin Dia hanya berpura-pura demi membuat sebuah lelucon. Lantas Saya merenung kok bisa ya Dia bersyukur atas penyakit tersebut. Bukannya malah malu dan merasa diperlakukan tidak adil oleh Tuhan. Malah Dia bersyukur karena diingatkan bahwa hidupnya ada batas waktunya. Diam-diam Saya menganggumi sikap Dia yang menerima nasib itu dan berusaha berbuat terbaik di sisa hidupnya. Walaupun saya berpikir tidak ada jaminan Dia meninggal lebih dahulu ketimbang Saya.

Lagi-lagi saya mendapatkan pelajaran berharga dari orang-orang di sekeliling saya. Langsung deh saya mengucapkan istighfar dan segera mendoakan Dia agar diterima taubatnya dan diberi khusnul khotimah. Bagi pembaca yang mengikuti status facebook saya pasti akan mengerti kenapa kemarin saya memang status tersebut.

Apapun itu, saya menghargai usaha dia untuk mengingatkan teman-temannya untuk kembali ke jalan yang benar. Alih-alih menyalahkah takdir dia malah berbuat sebaik mungkin di sisa hidupnya. Yah, walaupun kematian masih menjadi rahasi besar karena tidak ada jaminan Saya hidup lebih panjang dibandingkan Dia.

Berdasarkan Wikipedia HIV adalah

HIV (human immunodeficiency virus) adalah sebuah retrovirus yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh manusia – terutama CD4+ Sel T dan macrophage, komponen vital dari sistem sistem kekebalan tubuh “tuan rumah” – dan menghancurkan atau merusak fungsi mereka. Infeksi dari HIV menyebabkan pengurangan cepat dari sistem kekebalan tubuh, yang menyebabkan kekurangan imun. HIV merupakan penyebab dasar AIDS.

NB: tidak akan melayani pertanyaan siapa orang tersebut. karena sudah berjanji akan merahasiakan nama dia.


Responses

  1. kadang, pelajaran tentang hidup bisa datang dari orang yang gak pernah kita sangka2 dan situasi yg gak pernah kita duga… life is full of surprising thing isn’t it😀

  2. katanya sih: “Tragedy is a tool for the living to gain wisdom, not a guide by which to live.”

    sometimes what we think as a huge bad-ass luck so called tragedy is the thing that strengthen us, it’s all just a matter of our point of view.

  3. Whew…that’s huge…
    I just hope i dont go that far…
    But for now, gw belum bisa memikirkan how to end this…
    u could say i just started…
    Still had those euphoria’s, how good fall in love was…
    Love how i could share every little thing that people called “shit”…
    ——————-
    well, i might be fallin apart after read this post…
    But i dont think i cant end this now…
    Everything just process…
    I dont know how it would end…

  4. Bismillah,
    Ang, sebuah nasehat berharga…
    Diingat2 semua nasehat temannya ya?
    Insya Allah, Allah akan memberikan terang untukmu dan untuk temanmu
    Karena kita tak tau, kapan maut akan menjemput kita, dan dengan cara apa..
    Apakah baik kita di akhir ataukah buruk..
    Semoga bisa selalu saling mengingatkan..

  5. @Sena : tidak ada yang kebetulan. Semua terjadi atas kehendak Tuhan. Well, Life is full of suprises anyway.
    @Tyas : setuju
    @Erha : maksudnya apa???? hayo hentikan sebelum semuanya sudah terlanjur
    @mizuka : that’s me. Belajar dari kehidupan orang lain dan Alhamdulillah aku mempunyai keahlian itu.

  6. Kadang org melakukan sesuatu tanpa memikirkan akibat na ~.~ sungguh disayangkan

  7. wow. that’s all i can say.

  8. well… dia masi dikasi kesempatan bertobat. at least.

    btw, apa coba enaknya free sex. sex yang lo lakuin tidak dijalan yang benar itu +tetep enak sih pas ngelakuinnya+ hanya bakal ngasi lo perasaan kosong, hampa, empty, berdosa setelah kenikmatannya datang.

    hadoh. gw ga tau mau ngomong apaaaa….

  9. be strong.
    be wise.

    buat temenmu,
    dan buat dirimu sendiri.

  10. baru baca… belum telat kan untuk komen? hehehe🙂
    semoga bisa memberi pelajaran berharga untuk semuanya deh… nice posting.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: